Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Kebut Stasiun Induk CNG di Sumsel, Target Jalan 2026

Sabrina Mulia Rhamadanty
06 July 2026 10:30

Tangki gas alam terkompresi (CNG) dan saluran bahan bakar di Montgomery County Fleet Management Services di Rockville, Maryland, AS./Bloomberg
Tangki gas alam terkompresi (CNG) dan saluran bahan bakar di Montgomery County Fleet Management Services di Rockville, Maryland, AS./Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pemerintah mempercepat pembangunan proyek stasiun induk atau mother station gas alam terkompresi alias compressed natural gas (CNG) di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel).

Untuk diketahui, fasilitas tersebut merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang diawasi langsung oleh Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

Ke depan, proyek ini juga akan mendukung komersialisasi gas metana batu bara (GMB) atau coal bed methane (CBM)


Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman dalam kunjungan langsung ke stasiun induk CNG di Tanjung Enim, Jumat (3/7/2026), mengatakan masih terdapat sejumlah aspek administrasi yang perlu diselesaikan dari proyek strategis tersebut, termasuk penyesuaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

“Penyelesaian administrasi tetap harus mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Namun, mengingat target penyelesaian proyek perlu dipercepat, proses administrasi dan persiapan pelaksanaan di lapangan akan didorong berjalan secara paralel,” ungkap Dudung dalam keterangan tertulis, Senin (6/7/2026). 

Kantor Staf Presiden (KSP) mengawal percepatan pengembangan dan komersialisasi Gas Metana Batubara (GMB) di Muara Enim./dok. KSP