Logo Bloomberg Technoz

CDIA Masih Kemahalan, Free Float Sempit 

Cahya Puteri Abdi Rabbi
07 July 2026 16:40

2 jetty milik anak usaha PT Chandra Daya Investasi, yaitu PT Redeco Petrolin Utama (Dok. PT Chandra asri pacific tbk)
2 jetty milik anak usaha PT Chandra Daya Investasi, yaitu PT Redeco Petrolin Utama (Dok. PT Chandra asri pacific tbk)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Panin Sekuritas menilai saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) diperdagangkan dengan valuasi yang relatif mahal dibandingkan dengan perusahaan sejenis.

Selain itu, porsi saham beredar di publik atau free float yang masih berada di bawah 10% dinilai menjadi faktor yang perlu dicermati investor.

Analis Panin Sekuritas Sarkia Adelia mempertahankan outlook netral terhadap CDIA.


Menurutnya, strategi ekspansi yang dilakukan perseroan di berbagai lini bisnis masih berpotensi menjadi katalis pertumbuhan dalam jangka panjang, namun sejumlah risiko membuat ruang apresiasi saham dinilai mulai terbatas.

"Kami menilai strategi ekspansif yang terdiversifikasi di setiap segmen bisnis, didukung ekosistem grup holding yang kuat, akan menjadi katalis pertumbuhan utama perseroan ke depannya," kata Sarkia dalam risetnya, dikutip Selasa (7/7/2026).