Di Level Asia, Valuasi IHSG Sudah Atraktif
Muhammad Julian Fadli
25 June 2026 14:29

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pengumuman hasil ulasan MSCI Annual Market Classification Review menjadi sentimen negatif bagi pasar saham Indonesia. Performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun tertekan, sampai–sampai menyentuh titik terlemah sejak 2020.
Kecemasan tersebut turut mengakumulasi penurunan sepanjang 2026, di mana IHSG telah terkoreksi 30,13% point–to–point. Mencermati regional, sejumlah bursa Asia lainnya masih melaju zona hijau.
IHSG pun hanya bergabung bersama Hang Seng (Hong Kong), SENSEX (India), dan KLCI (Malaysia), yang tertekan di zona merah year–to–date/ytd.
Sedang, KOSPI (Korea Selatan), TW Weighted Index (Taiwan), NIKKEI 225 (Jepang), SETI (Thailand), Straits Times (Singapura), Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam), Shanghai Composite (China), dan PSEI (Filipina), berhasil menguat sepanjang 2026.
Berdasarkan data Bloomberg per Kamis (25/6/2026), acuan valuasi Price Book Value (PBV) IHSG ada di 1,55 kali dengan estimated Price Earning Ratio (PER) tercatat 9,19 kali.




























