Logo Bloomberg Technoz

Rudal Iran Hantam Kapal di Hormuz, Uji Perjanjian Damai dengan AS

News
07 July 2026 11:20

Arus lalu lintas kapal di Selat Hormuz. (Bloomberg)
Arus lalu lintas kapal di Selat Hormuz. (Bloomberg)

Jon Herskovitz dan Courtney Subramanian - Bloomberg News

Bloomberg, Iran dilaporkan telah menembakkan setidaknya dua rudal ke arah kapal-kapal komersial yang tengah melintasi Selat Hormuz pada Senin (6/7) malam. Melansir laporan Axios, aksi ini dinilai sebagai langkah Teheran dalam menguji klausul kesepakatan akhir Juni lalu dengan Amerika Serikat (AS) yang menyaratkan penghentian serangan selama kedua belah pihak mengupayakan perjanjian damai.

Meskipun kedua kapal tersebut dilaporkan mengalami kerusakan yang signifikan, insiden ini dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa. Axios menyebutkan informasi tersebut bersumber dari keterangan seorang pejabat AS yang enggan disebutkan identitasnya. Di sisi lain, lembaga Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) pada hari Senin mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima laporan mengenai sebuah kapal tanker yang dihantam proyektil tak dikenal di posisi sekitar 15 kilometer di sebelah timur wilayah Limah, Oman.


Setelah laporan insiden penembakan tersebut, harga minyak mentah jenis Brent langsung merangkak naik 0,4% ke kisaran US$72,25 per barel. Pergerakan harga ini sekaligus mempertegas kembali tingginya risiko keamanan bagi jalur pelayaran di koridor perairan vital tersebut.

Aksi serangan ini terjadi tepat saat Presiden Donald Trump tengah bersiap bertolak menuju Ankara, Turki, untuk menghadiri Pertemuan Puncak (KTT) para pemimpin NATO. Konflik antara AS dan Iran diproyeksikan bakal menjadi topik pembahasan utama dalam forum tersebut. Terlebih, Trump sebelumnya sempat meluapkan kekesalannya kepada beberapa negara anggota NATO yang dinilai kurang berkontribusi dalam membantu AS menghadapi Iran.