Trump Ancam Bakal 'Selesaikan' Iran jika Negosiasi Buntu
News
07 July 2026 10:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Senin (6/7/2026) menegaskan bahwa negaranya hanya memiliki dua opsi: mencapai kesepakatan damai dengan Iran atau "menyelesaikan tugas secara total". Pernyataan ini memperbarui ancaman aksi militer AS di saat Teheran justru menunjukkan sikap menantang setelah pemakaman Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
"Kita akan membuat kesepakatan atau kita akan menyelesaikan tugas ini secara total. Oke. Dan tidak akan sulit untuk menyelesaikan tugas tersebut. Saya lebih suka membuat kesepakatan, karena saya tidak ingin berdampak buruk pada 91 juta orang di sana," ujar Trump kepada para wartawan di Oval Office, dikutip dari Reuters.
"Kami bisa merubuhkan jembatan-jembatan mereka dalam waktu satu jam, kami bisa melumpuhkan pasokan energi mereka. Mereka tidak punya uang sekarang. Kami belum memberikan uang sepeser pun kepada mereka."
Merespons gertakan tersebut, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Agung Iran, Mohammad Baqer Zolqadr, langsung melayangkan kecaman dan menyebut ancaman Trump sebagai hal yang "mengada-ada".
"Bangsa Iran tidak akrab dengan bahasa ancaman. Jadi, berbicaralah kepada rakyat Iran dengan rasa hormat, jika tidak, kami akan merespons Anda dengan bahasa yang lain," tegas Zolqadr dalam pernyataan yang disiarkan oleh media pemerintah Iran.






























