Yusril Kritik Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi
Dovana Hasiana
27 July 2026 10:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra tiba-tiba meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli di wilayah rawan tindak pidana pembegalan. Hal ini diungkap sebagai respons sayembara penangkapan begal yang dilontarkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Menurut dia, sesuai aturan, pemelihara keamanan dan ketertiban; pemberian perlindungan; dan menegakkan hukum adalah tugas dan fungsi kepolisian. Penyerahan tugas tersebut kepada masyarakat, kata dia, hanya akan membuka ruang terjadinya tindakan main hakim sendiri.
Dalam patroli, kata Yusril, polisi bisa menekan angka kriminalitas karena para calon pelaku biasanya lebih takut untuk melakukan tindak pidana di bawah pengawasan aparat. Selain itu, polisi juga bisa memberikan edukasi pencegahan hingga pelaporan tindak pidana pembegalan.
"Dengan demikian, masyarakat tidak terdorong melakukan tindakan main hakim sendiri. Menjaga keamanan adalah tanggung jawab bersama, tetapi penegakan hukum tetap harus dilakukan oleh aparat yang berwenang," kata dia dikutip dalam keterangan resmi, Senin (27/07/2026).
Menurut dia, negara tetap berperan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Termasuk, memberikan perlindungan serta jaminan keamanan bagi korban pembegalan. Namun, kata dia, para pelaku juga memiliki hak untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
































