Logo Bloomberg Technoz

Pasar Soroti Kurva Imbal Hasil Obligasi RI Terlalu Datar

Redaksi
31 May 2026 08:30

Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)
Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sebagian pelaku pasar menyoroti bentuk kurva imbal hasil atau yield curve obligasi Indonesia terlalu datar.

Kondisi tersebut berpotensi memberikan sinyal yang keliru kepada investor global mengenai harga risiko yang sebenarnya di Indonesia.

“Saat ini kita melihat tenor satu tahun dan tenor sepuluh tahun sama-sama berada di kisaran 6,7%,” kata Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian lewat keterangan resmi, Minggu (31/5/2026).


Menurut Fakhrul kondisi ini tidak lazim terjadi. Fakhrul mengatakan investor yang membeli obligasi sepuluh tahun mestinya mendapatkan premi risiko yang lebih tinggi dibanding investor yang membeli instrumen satu tahun.

“Ketika kedua tenor tersebut memiliki imbal hasil yang hampir sama, pasar mulai mempertanyakan mekanisme price discovery yang terjadi,” kata Fakhrul.