Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Pamer Rating S&P ke DPR: Sentimen Baik untuk Saham-Rupiah

Mis Fransiska Dewi
14 July 2026 13:10

Karyawan menghitung uang rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menghitung uang rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memamerkan laporan lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings yang kembali mempertahankan peringkat utang Indonesia dengan prospek stabil di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam Rapat Paripurna. 

Rapat tersebut sejatinya merupakan agenda tanggapan pemerintah terhadap pandangan fraksi atas Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025. 

“Sebagai penutup, kami ingin menyampaikan kabar baik bahwa lembaga rating S&P mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB atau A-2 dengan outlook stabil,” kata Purbaya dalam Rapat Paripurna, Selasa (14/7/2026). 


Purbaya bercerita, hasil peringkat S&P tersebut bukan sekonyong-konyong terjadi begitu saja. Pada April 2026 lalu, Purbaya bersama sejumlah anggota Komisi XI DPR RI telah bertemu dengan S&P dan memaparkan kondisi perekonomian RI. 

Menurutnya, S&P dapat melihat kebijakan ekonomi yang dijalankan di Indonesia merupakan kebijakan untuk mensejahterakan rakyat tanpa melanggar Undang-undang yang ada yang telah dibuat oleh Parlemen.