Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Incar Rp10 Triliun Lewat Lelang Sukuk Hari Ini

Redaksi
14 July 2026 09:17

Ilustrasi surat utang syariah (Dok. Ist)
Ilustrasi surat utang syariah (Dok. Ist)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah menargetkan dapat meraup dana sebesar Rp10 triliun lewat lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) alias Sukuk pada hari ini, Selasa (14/7/2026). Berbeda dengan dua pekan sebelumnya, lelang kali ini berlangsung di tengah kondisi pasar yang lebih menantang, setelah tensi geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas, dan pelemahan rupiah yang mendekati angka Rp18.200/US$ di pasar luar negeri. 

Melansir data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, nominal penerbitan tak banyak berubah dibandingkan lelang sebelumnya pada 30 Juni lalu. Namun, komposisi instrumen yang ditawarkan menggambarkan adanya perubahan strategi pemerintah untuk menjaga minat investor, khususnya pada tenor panjang. 

Berikut komposisi lelang sukuk yang ditawarkan pemerintah hari ini:

Rencana lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) alias Sukuk pada Selasa (14/7/2026). (Bloomberg)

Dalam lelang sebelumnya, pemerintah sempat menawarkan seri PBS005 yang jatuh tempo pada 15 April 2043 (17 tahun). Namun, dalam lelang hari ini seri tersebut tak lagi ditawarkan.

Pemerintah menggantinya dengan seri PBSG002 dengan tenor 7 tahun. Hal ini cukup menambah pilihan instrumen pada segmen tenor menengah yang selama ini relatif terbatas. Sementara di segmen pendek SPN-S, pemerintah menawarkan seri SPNS12042027 yang baru diterbitkan (new issuance) dengan tenor 6 bulan.