Logo Bloomberg Technoz

ARCI Soroti Risiko Harga Emas di Balik Ekspor Satu Pintu

Redaksi
29 May 2026 15:40

Ilustrasi tambang emas./Bloomberg-Arthur Menescal
Ilustrasi tambang emas./Bloomberg-Arthur Menescal

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) menyoroti risiko harga emas usai pemerintah membentuk badan ekspor satu pintu PT Danantara Sumberdaya Indonesia.

Manajemen ARCI menaruh perhatian khusus terkait dengan kemungkinan penetapan harga emas anyar selepas ekspor dikendalikan oleh Danantara Sumberdaya Indonesia nantinya.

“Hal yang perlu dipertimbangkan dalam penerapan kebijakan pemerintah ini adalah untuk meminimalisir risiko harga ekspor satu pintu berdasarkan recana PP Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam agar tidak lebih rendah dari harga LBMA,” dikutip dari surat yang diajukan sekretaris perusahaan ARCI Hidayat Dwiputro Sulaksono ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/5/2026).


Adapun, harga emas pasar dunia yang digunakan sebagai acuan dalam transaksi perdagangan emas baik domestik dan ekspor sampai saat ini merujuk ke London Bullion Market Association (LBMA).

LBMA itu juga diadopsi pemerintah sebagai acuan dalam perhitungan royalti yang harus dibayarkan perseroan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP atas hasil dari penjualan emas.