Logo Bloomberg Technoz

Volatilitas Bursa Saham Indonesia Jelang Rebalancing MSCI

Cahya Puteri Abdi Rabbi
29 May 2026 08:30

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar saham Indonesia berpotensi mengalami volatilitas tinggi pada perdagangan Jumat (29/5/2026).

Alasannya, pengelola dana investasi atau fund manager pasif bakal kembali menyesuaikan portofolio mereka menjelang implementasi rebalancing indeks MSCI yang berakhir hari ini.

Praktisi Pasar Modal Hans Kwee, mengatakan bahwa kondisi ini merupakan bagian dari dinamika pasar yang lazim terjadi saat periode penyesuaian indeks global.


“Melihat pola pergerakan saham pasca pengumuman MSCI, kemungkinan sebagian besar fund manager telah melakukan penyesuaian portofolio tanpa menunggu sampai tanggal terakhir 29 Mei 2026,” kata Hans dalam keterangannya, dikutip Jumat (29/5/2026).

Hans menyebut, tekanan tidak sepenuhnya terakumulasi di hari terakhir. Hal ini tercermin dari tidak adanya kepanikan berarti di pasar, meskipun sejumlah saham yang dikeluarkan dari indeks mengalami tekanan.