Logo Bloomberg Technoz

Tanggapan Wilmar Usai Terseret Dugaan Transfer Pricing Ekspor CPO

Cahya Puteri Abdi Rabbi
29 May 2026 12:30

Dugaan keterlibatan Wilmar atas dugaan prakik ekspor CPO menyimpang di Indonesia telah menurunkan harga saham perusahaan. Muhammad Fadli/Bloomberg
Dugaan keterlibatan Wilmar atas dugaan prakik ekspor CPO menyimpang di Indonesia telah menurunkan harga saham perusahaan. Muhammad Fadli/Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wilmar International Limited buka suara terkait dengan dugaan transfer pricing ekspor minyak sawit mentah (CPO) yang menyeret raksasa sawit itu.

Belakangan, Wilmar bersama dengan raksasa sawit lainnya tengah diperiksa otoritas fiskal dan Kejaksaan Agung terkait upaya pengurangan pembayaran pajak lewat modus transfer pricing.

Dalam pernyataan resminya, Wilmar menegaskan hingga saat ini belum menerima pemberitahuan resmi terkait proses penyelidikan tersebut.


Meski begitu, perusahaan menyatakan tetap menjalin komunikasi dan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memahami isu yang menjadi perhatian regulator.

“Kami belum menerima pemberitahuan resmi mengenai penyelidikan yang disebutkan, namun kami sedang bekerja sama dengan pihak berwenang terkait untuk memahami kekhawatiran mereka,” tulis manajemen Wilmar International Limited dalam keterangannya, dikutip Jumat (29/5/2026).