Logo Bloomberg Technoz

Minat Investor dalam Lelang Sukuk Melonjak

Redaksi
15 July 2026 10:35

Ilustrasi surat utang syariah (Dok. Ist)
Ilustrasi surat utang syariah (Dok. Ist)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah berhasil menghimpun dana sebesar Rp10 triliun lewat lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) alias sukuk pada Selasa (14/7/2026). Animo pelaku pasar dalam lelang kemarin meningkat dengan total penawaran masuk naik menjadi Rp32,47 triliun, melonjak 104% dari posisi penawaran sebelumnya (30/6) yang Rp15,91 triliun. 

Kenaikan ini juga tercermin lewat rasio bid-to-cover (btc) yang meningkat dari sekitar 1,59 kali menjadi 3,25 kali, karena pemerintah tetap memenangkan sesuai target indikatifnya Rp10 triliun. Dengan begitu, pemerintah menerima penawaran lebih dari tiga kali lipat daripada jumlah yang akhirnya dimenangkan. 

Lonjakan permintaan ini tertopang oleh sentimen positif dari penyematan peringkat utang RI di level BBB alias layak investasi dengan prospek stabil oleh S&P Ratings. 


Dalam pandangannya, S&P mengapresiasi upaya pemerintah dalam menjaga defisit fiskal lebih rendah dari ambang batas legal 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), serta perbaikan rasio beban pembayaran utang terhadap pendapatan. 

Menurut Lionel Priyadi, Lionel Priyadi Fixed Income & Macro Strategist Mega Capital Sekuritas, defisit fiskal trailing 12-months (TTM) menyusut tajam pada Juni menjadi -2,68% terhadap PDB, membaik dari posisi Mei yang berada di -3,37%.