Logo Bloomberg Technoz

"Kami meyakini inflow akan tetap besar ke dalam negeri dan mencukupi kebutuhan permintaan valas di bulan Juni yang masih cukup besar,” kata dia.

"Kalau kita melihat histori, rupiah memang mendapat tekanan pada periode ini, tapi akan menguat di bulan Juli dan Agustus. Untuk itu kami meyakini rupiah akan stabil dan cenderung menguat ke depan."

Per hari ini, nilai tukar rupiah yang sebelumnya mendapat sedikit tenaga setelah BI metusukam menaikkan suku bunga acuan hingga 50 basis poin (BPS) pada Rabu kemarin. Namun kini kembali melemah 0,2% dalam pembukaan perdagangan hari ini ke Rp17.640/US$.

Tak lama berselang, rupiah kembali menunjukkan pelemahan 0,22% ke posisi Rp17.643/US$. Sejak awal tahun, rupiah juga masih melemah sekitar 6%.

Dengan Asistensi Mis Fransiska

(ibn/ell)

No more pages