BI: Suku Bunga SRBI Capai 6,45%, Net Inflows Tembus Rp93,5T
Mis Fransiska Dewi
20 May 2026 17:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia menyebutkan bahwa suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dinaikkan menjadi 6,21%, 6,31% dan 6,45% masing-masing untuk tenor 6, 9 dan 12 bulan pada tanggal 13 Mei 2026.
Menurut Gubernur BI, Perry Warjiyo, berbagai respons kebijakan yang ditempuh dapat mendorong kembali masuknya investasi portofolio asing pada triwulan II 2026 yang mencatatkan netinflows sebesar US$5,5 miliar (atau sebesar Rp93,5 triliun dengan asumsi US$1 sama dengan Rp17.000) hingga 18 Mei 2026.
“Terutama ditopang oleh aliran masuk modal asing ke SRBI dan SBN didorong oleh meningkatnya imbal hasil di kedua instrumen tersebut,” kata Perry dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Rabu (20/5/2026).
Perry juga membeberkan bahwa posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2026 tetap terjaga sebesar US$146,2 miliar, atau setara dengan pembiayaan 5,8 bulan impor atau 5,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
BI juga memproyeksi defisit transaksi berjalan 2026 dalam kisaran defisit 1,3% sampai dengan 0,5% dari PDB.





























