Kenapa Nilai Rupiah Bisa Turun dan Naik? Ini Alasannya
Referensi
08 May 2026 08:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, terutama dolar Amerika Serikat, selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Kadang rupiah menguat, namun di waktu lain bisa melemah. Kondisi ini sering menjadi perhatian masyarakat karena berdampak langsung pada harga barang, biaya impor, hingga kondisi ekonomi nasional.
Perubahan nilai rupiah sebenarnya dipengaruhi banyak faktor, baik dari dalam negeri maupun kondisi global. Faktor faktor tersebut saling berkaitan dan dapat memengaruhi kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia.
Ketika nilai rupiah melemah, harga barang impor biasanya ikut naik sehingga daya beli masyarakat dapat terpengaruh. Sebaliknya, saat rupiah menguat, stabilitas ekonomi cenderung lebih terjaga.
Lalu, apa saja penyebab nilai rupiah bisa naik dan turun? Berikut penjelasannya yang dilansir Bloomberg Technoz dari berbagai sumber.
Faktor Penyebab Nilai Rupiah Naik dan Turun
1. Inflasi
Inflasi menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi nilai rupiah. Inflasi terjadi ketika harga barang dan jasa naik secara terus menerus dalam jangka waktu tertentu.
































