Logo Bloomberg Technoz

900 GW Kapasitas PLTS Terdistribusi Terkonsentrasi di 31 Negara

Redaksi
07 May 2026 19:20

Petugas memeriksa panel surya di Kantor Ditjen Gatrik, Kementerian ESDM di Jakarta, Rabu (29/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Petugas memeriksa panel surya di Kantor Ditjen Gatrik, Kementerian ESDM di Jakarta, Rabu (29/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, JakartaGlobal Solar Power Tracker dari Global Energy Monitor (GEM) telah mulai mengumpulkan instalasi surya terdistribusi yang diagregasi secara nasional di negara-negara tertentu. Hasilnya, hampir 900 GW kapasitas energi surya terdistribusi beroperasi di 31 negara/wilayah.

Dari total yang dilaporkan, yang dikutip Kamis (7/5/2026), kapasitas energi surya terdistribusi sangat terkonsentrasi, dengan 10 negara teratas mewakili 90% dari total energi surya terdistribusi yang dilaporkan. 

China menyumbang sekitar 489 GW, lebih dari tujuh kali lipat dari 69 GW milik Jerman. Beberapa negara G7, termasuk Jerman, Amerika Serikat, Italia, Jepang, dan Prancis, muncul di antara total yang dilaporkan terbesar.

Dok: GEM

Di luar negara-negara teratas, Eropa memiliki sejumlah besar negara dengan kapasitas multi-GW di tingkat menengah, sedangkan total yang dilaporkan di Amerika Latin, Asia, dan Afrika lebih tersebar dan umumnya lebih kecil.

Di wilayah ini, Taiwan dan Afrika Selatan menonjol sebagai negara dengan total kapasitas tenaga surya terdistribusi terbesar yang dilaporkan, didukung oleh insentif kebijakan yang kuat—misalnya, tarif feed-in dan kerangka kerja pembangkitan skala kecil.