Kredit UMKM Maret Cuma Tumbuh 0,12%, OJK Atur Strategi
Redaksi
07 May 2026 16:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut bahwa kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) hanya mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,12% ke angka Rp1.498,64 triliun secara year-on-year setelah sebelumnya sempat mengalami kontraksi sebesar 0,56% secara yoy di bulan Februari.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan bahwa kontribusi pertumbuhan kredit UMKM tersebut berasal dari kredit mikro dan menengah yang masing-masing dapat tumbuh sebesar 0,2% dan 0,9% secara yoy.
Pertumbuhan dari kedua kategori tersebut dapat mengompensasi kredit kecil yang mencatat penurunan 0,49%. Sementara itu OJK juga mencatat Non Performing Loan (NPL) dari kredit UMKM ini mencapai 4,6% pada bulan Maret 2026.
Pertumbuhan kredit UMKM tersebut, terutama berasal dari pertumbuhan sektor ekonomi pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar Rp11,91 triliun atau naik 4,2%.
Kemudian sektor aktivitas keuangan dan asuransi mencatat kredit sebesar Rp8,10 triliun atau naik 65,4%. Sementara, penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum sebesar Rp2,53 triliun, yang naik 3,5%.





























