Logo Bloomberg Technoz

Waspada Trojan Bankers, Pelaku Menyamar Jadi Sosok Terpercaya

Merinda Faradianti
08 May 2026 10:10

Ilustrasi tindak peretasan oleh hacker di tengah rawannya jaringan internet dunia. Bloomberg
Ilustrasi tindak peretasan oleh hacker di tengah rawannya jaringan internet dunia. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ancaman penipuan digital kian berbahaya. Pelaku kejahatan siber kini tak hanya mengandalkan pesan palsu atau panggilan penipuan, tetapi juga menyebarkan trojan bankers. Sebuah malware yang dirancang khusus untuk mencuri data dan menguras rekening korban.

Dilansir dari laman Instagram resmi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI, menyebutkan modus ini bekerja dengan menyusup ke perangkat korban melalui tautan phishing, aplikasi palsu, hingga file APK ilegal.

Setelah terpasang, malware dapat mengambil informasi sensitif seperti username mobile banking, PIN, password, hingga kode OTP tanpa disadari pengguna.


"Pelaku berpura-pura menjadi seseorang yang dipercaya dengan modal mengumpulkan data dan latar belakang korbannya dan mengarahkan korban melakukan hal sesuai keinginannya. Teknik ini disebut social engineering," tulis postingan tersebut, dikutip Jumat (8/5/2026).

Fenomena ini dinilai semakin marak seiring tingginya aktivitas transaksi digital masyarakat, mulai dari mobile banking, e-commerce, hingga layanan keuangan berbasis aplikasi.