Kala Kartu Koleksi jadi Bisnis Investasi
Andrean Kristianto
07 May 2026 18:14
Bloomberg Technoz, Jakarta - Bisnis trading card dalam beberapa waktu terakhir semakin marak di Indonesia. Kartu koleksi ini tidak hanya digemari sebagai hobi, tetapi juga mulai dilirik sebagai bentuk investasi karena nilainya yang terus meningkat.
“Di sini paling mahal Rp150 juta itu tadi, itu kartu keluaran tahun 98 itu kartu sebelumnya harganya di Rp10 jutaan, lama kelamaan kartu itu naik terus. Rata-rata yang beli umur 30 sampai 50 tahun,” kata Tiara (19), karyawan Oncards Shop di Agora Mall.
Baca Juga
Tiara menjelaskan nilai trading card ditentukan oleh tingkat kelangkaan, kondisi fisik, dan tahun rilis kartu. Kartu langka yang dikenal sebagai chase card biasanya memiliki ilustrasi unik dan efek khusus, sehingga lebih diminati para kolektor.
Nilai kartu juga dipengaruhi faktor meta atau kekuatan kartu dalam permainan yang menentukan nilai strategisnya. Selain itu, grade atau penilaian kondisi kartu turut memengaruhi harga karena semakin tinggi grade sebuah kartu, semakin tinggi pula nilainya.
Seri Pokemon menjadi salah satu trading card yang paling banyak diburu kolektor saat ini, terutama menjelang momentum 30 tahun yang mendorong kenaikan harga di pasaran. Selain Pokemon, Soccer Cards juga termasuk yang banyak dicari pembeli.
(dre/ros)
























