China Minta Bank Stop Kredit ke Kilang yang Disanksi AS
News
07 May 2026 12:30

Bloomberg News
Bloomberg, Regulator keuangan China menyarankan bank-bank terbesar di negaranya untuk sementara waktu menghentikan pemberian pinjaman baru kepada lima perusahaan kilang yang baru-baru ini dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat (AS) terkait minyak Iran.
Administrasi Regulasi Keuangan Nasional (NFRA) meminta perbankan untuk meninjau eksposur dan hubungan bisnis mereka dengan perusahaan-perusahaan tersebut, termasuk Hengli Petrochemical (Dalian) Refinery Co—salah satu kilang swasta terbesar di China. Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, perbankan diminta menunggu arahan lebih lanjut sebelum mengambil tindakan lanjutan. Untuk saat ini, bank diarahkan untuk tidak memperpanjang kredit baru dalam mata uang yuan, meski mereka juga diminta untuk tidak menarik pinjaman yang sudah berjalan.
Instruksi lisan ini, yang muncul tepat sebelum libur panjang di China pada 1 Mei lalu, tampak kontras dengan pemberitahuan Kementerian Perdagangan China pada 2 Mei. Saat itu, kementerian justru menginstruksikan perusahaan-perusahaan domestik untuk mengabaikan sanksi AS. Langkah tersebut menandai pertama kalinya China menerapkan mekanisme pemblokiran yang diperkenalkan pada 2021, yang bertujuan melindungi perusahaan lokal dari hukum asing yang dianggap tidak adil.
Hingga berita ini diturunkan, NFRA yang mengawasi sektor perbankan dan asuransi belum memberikan komentar resmi.
































