Riuh Pertalite Tanpa Subsidi Rp16.000/Liter, Pertamina Buka Suara
Azura Yumna Ramadani Purnama
08 May 2026 09:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Lini masa sosial media diramaikan dengan video yang menunjukan struk pembelian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU PT Pertamina Patra Niaga (PPN), tertulis bahwa harga Pertalite tanpa disubsidi tembus Rp16.088 per liter.
Warganet bernama Nasar mengunggah video yang mempertanyakan mengapa pemerintah memberikan subsidi Rp6.088/liter untuk Pertalite, bukan untuk Pertamax yang memiliki nilai oktan (RON) lebih tinggi dan saat ini harganya Rp12.300/liter.
“Akal-akalan si Bahlil, coba saudara-saudaraku harga Pertalite nonsubsidi Rp16.088. Disubsidi pemerintah Rp6.088, harga jual Rp10.000. Jadi kalau tidak disubsidi Rp16.088. Nah pertanyaannya kenapa mesti Pertalite yang disubsidi, kenapa enggak Pertamax. Pertamax Rp12.800, coba bayangin masa iya harga asli Pertalite lebih mahal daripada Pertamax,” ujar warganet tersebut sambil menunjukan struk pembelian bensin Pertamina.
Menanggapi itu, Corporate Secretary PPN Roberth MV Dumatubun menegaskan kebijakan subsidi sudah dirancang oleh pemerintah dengan kajian bahwa subsidi diberikan terhadap produk yang paling besar digunakan oleh masyarakat.
Oleh sebab itu, kata dia, Pertalite ditetapkan oleh pemerintah sebagai bensin Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP). Sementara Pertamax merupakan jenis BBM umum yang tidak diberikan subsidi karena harganya mengikuti harga pasar.































