Singapura Isolasi 2 Warganya Terkait Hantavirus di Kapal Pesiar
News
08 May 2026 07:50

Katharine Gemmell - Bloomberg News
Bloomberg, Pemerintah Singapura mengisolasikan dua warganya yang sempat berada di dalam kapal pesiar yang terkait dengan wabah mematikan Hantavirus.
Kedua pria tersebut, yang masing-masing berusia 67 dan 65 tahun, diketahui berada di atas kapal MV Hondius saat kapal tersebut bertolak dari Argentina pada 1 April lalu. Demikian pernyataan resmi Lembaga Penyakit Menular (CDA) pada Kamis (7/5/2026). “Salah satu di antaranya mengalami gejala pilek namun dalam kondisi baik, sementara satu lainnya tidak menunjukkan gejala,” ungkap CDA. Saat ini, hasil uji laboratorium untuk Hantavirus masih dalam proses pemeriksaan.
CDA menjelaskan bahwa jika hasil tes menunjukkan negatif, keduanya tetap akan dikarantina selama 30 hari terhitung sejak tanggal paparan terakhir. Namun, jika terbukti positif, mereka akan tetap dirawat di rumah sakit untuk pemantauan dan pengobatan intensif mengingat potensi tingkat keparahan infeksi tersebut.
Kedua pria yang terdiri dari satu warga negara Singapura dan satu penduduk tetap ini, juga berada dalam penerbangan yang sama dengan satu kasus konfirmasi Hantavirus dari St. Helena menuju Johannesburg pada 25 April, sesaat setelah mereka turun dari kapal. Menurut CDA, pasien terkonfirmasi tersebut tidak melakukan perjalanan ke Singapura dan dilaporkan meninggal dunia di Afrika Selatan.






























