Logo Bloomberg Technoz

BPK Buka Kelebihan Cost Recovery US$5,62 Juta di POD Bukit Tua

Rosmayanti
23 April 2026 17:50

Ilustrasi Blok Rokan. (Dok. Pertamina)
Ilustrasi Blok Rokan. (Dok. Pertamina)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya potensi kelebihan pembebanan cost recovery senilai US$5,62 juta dari biaya tujuh authorization for expenditure (AFE) rencana pengembangan atau plan of development (POD) Bukit Tua yang telah disetujui sejak 2010 sampai 2015.

BPK menyebut KKKS Petronas Carigali Ketapang II Ltd belum melaporkan pertanggungjawaban atas realisasi AFE Wellhead Platform dan Sumur BTJT-A1 sampai BTJT-A5 senilai US$71,20 juta dan realisasi biaya AFE Onshore Pipeline Tie-in to SIPL Gas Sales Pipeline sebesar US$5,62 juta, di mana hasil pekerjaannya tidak bisa dimanfaatkan sesuai rencana kebutuhan.

“Akibatnya, outstanding AFE sebesar USS71,20 juta berpotensi menimbulkan dispute dan potensi kelebihan pembebanan cost recovery sebesar US$5,62 juta,” tulis BPK dalam laporannya dikutip Kamis (23/12/2025).


BPK pun menyarankan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto agar segera mengevaluasi pertanggungjawaban biaya AFE Wellhead Platform dan AFE Sumur BTJT-A1 sampai BTJT-A5 sebesar US$71,20 juta dan menerbitkan closed out report (COR) atas AFE tersebut.

Lembaga ini juga berpendapat agar Djoksis, sapaan karib Kepala SKK Migas, menerbitkan COR atas AFE Onshore Pipeline Tie-in to SIPL Gas Sales Pipeline dengan tidak mempertimbangkan outstanding realisasi biaya proyek sebesar US$5,62 juta sebagai biaya operasional yang dapat dibebankan sebagai cost recovery.