Logo Bloomberg Technoz

Astra (ASII) Masih Terlampau Kuat Hadapi Gempuran EV China

Muhammad Fikri
23 April 2026 18:35

(Dok. Astra)
(Dok. Astra)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Astra International Tbk (ASII) menegaskan akan tetap mempertahankan pangsa pasar atau market share otomotif di kisaran 50%, di tengah gempuran merek kendaraan listrik (electric vehicle/EV) asal China.

Direktur ASII Gidion mengatakan, strategi-strategi yang dilakukan sejauh ini efektif mempertahankan pangsa pasar. Ini tercermin dari market share Astra yang secara historis tetap stabil, meski kompetisi industri otomotif semakin ketat.

“Kalau kita lihat secara historis, market share Astra itu kurang lebih sekitar 50%, walaupun di tengah kompetisi yang sangat dekat, terutama dari merek-merek mobil. Kami percaya mobil listrik, hybrid maupun mesin konvensional akan terus eksis bersama-sama,” ujarnya dalam konferensi pers RUPS Tahunan ASII, Kamis (23/4/2026).


Menurut Gidion, perbedaan kebutuhan dan daya beli masyarakat menjadi kunci utama strategi Astra dalam mempertahankan posisi. Perseroan mengadopsi pendekatan segmentasi pasar yang lebih granular, dengan membedakan penetrasi di kota besar dan wilayah suburban atau non-major cities.

Di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, adopsi EV memang dinilai lebih cepat karena didukung daya beli yang lebih tinggi serta infrastruktur pengisian daya yang lebih memadai. Bahkan, distribusi mobil listrik saat ini terkonsentrasi lebih dari 20% di wilayah Jabodetabek.