Strategi Astra (ASII) Hadapi Inkonsistensi Donald Trump
Muhammad Fikri
23 April 2026 18:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Inkonsistensi Presiden AS Donald Trump soal perang membuat pelaku usaha, termasuk PT Astra International Tbk (ASII), putar otak lebih dalam. Alih-alih mereda dalam hitungan minggu, ketegangan geopolitik kini justru belum jelas kapan berakhir.
“Awalnya dibilang ini selesai dalam dua minggu, tapi ternyata makin panjang dan tidak selesai-selesai. Sekarang kami melihat ini bisa lebih lama dari yang diperkirakan, dan tidak ada yang benar-benar tahu sampai kapan,” ujarnya dalam konferensi RUPS Tahunan Astra, Kamis (23/4/2026).
Menurut Rudy, dampak dari ketegangan geopolitik tidak hanya terasa secara langsung, tetapi juga merembet ke berbagai aspek makroekonomi. Kenaikan harga komoditas hingga gangguan rantai pasok menjadi tantangan nyata yang dihadapi pelaku industri.
Ia menyoroti tekanan terhadap inflasi, biaya logistik, hingga kelancaran pasokan bahan baku yang kini tidak lagi seefisien sebelumnya. “Bukan hanya soal harga, tapi juga rantai pasok yang tidak selancar sebelumnya,” katanya.
Menghadapi kondisi tersebut, ASII tidak tinggal diam. Perseroan menjalankan berbagai langkah mitigasi, mulai dari mencari alternatif sumber bahan baku hingga menyesuaikan jalur distribusi agar lebih aman dan efisien.




























