BPK Nilai Promosi Program Wisata oleh Kemenpar Bermasalah
Redaksi
23 April 2026 16:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya persoalan dalam promosi sektor pariwisata Indonesia yang dilakukan Kemenpar dan instansi lainnya pada tahun 2023 sampai dengan semester I 2025.
Dari hasil laporan BPK yang baru saja dirilis, pemeriksaan atas kegiatan pemasaran pariwisata Indonesia dilakukan sebagai upaya mendorong pemerintah dalam mencapai TPB ke-8, khususnya target 8.9—menyusun dan melaksanakan kebijakan untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan yang menciptakan lapangan kerja dan mempromosikan budaya dan produk lokal.
BPK mengungkap, beberapa upaya promosi pariwisata melalui beberapa kegiatan seperti, melalui kegiatan familiarization trip (Famtrip), pameran, misi penjualan, kerja sama terpadu dengan mitra di dalam negeri dan luar negeri untuk menyasar wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara (leisure).
Promosi digital marketing dalam pemasaran pariwisata yang berkolaborasi dengan content creator, influencer, serta mitra pariwisata di dalam dan luar negeri.
Lalu, Tourism 5.0 melalui revamping Indonesia.travel, digitalisasi calendar of events dan pengembangan fitur artificial intelligence (AI), penyelenggaraan dan dukungan event nasional dan internasional, dan dukungan percepatan sistem perizinan event internasional.




























