Logo Bloomberg Technoz

Harga LPG 12 Kg Naik, Konsumsi Gas Melon Bisa Nambah 223.300 Ton

Azura Yumna Ramadani Purnama
23 April 2026 10:30

Warga membawa tabung gas LPG subsidi 3kg di Pasar Rebo, Jakarta, Senin (20/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga membawa tabung gas LPG subsidi 3kg di Pasar Rebo, Jakarta, Senin (20/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Ekonom mengungkapkan sejumlah skenario lonjakan kuota gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG) 3 Kilogram (Kg) gegara migrasi konsumsi dari LPG nonsubsidi yang mengalami kenaikan harga.

Dalam skenario terendah, jika perpindahan konsumsi menambah permintaan LPG 3 kg sebesar 5%, volume atau kuota subsidi Gas Melon bisa naik sekitar 18.500 ton per bulan atau sebesar 223.300 ton per tahun.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mencatat realisasi konsumsi LPG 3Kg hingga 28 Februari 2027 mencapai 740.900 ton, naik dari 689.100 ton pada periode yang sama pada tahun lalu.


Dengan begitu, rata-rata konsumsi pada dua bulan pertama tahun ini mencapai 370.450 ton per bulan.

“Kalau kita pakai ini sebagai titik awal, maka skenario migrasi tambahan bisa digambarkan cukup jelas. Bila perpindahan konsumsi menambah permintaan LPG 3 kg sebesar 5%, tambahan volumenya sekitar 18,5 juta kg per bulan atau 222,3 juta kg per tahun,” kata Josua ketika dihubungi, Kamis (23/4/2026).

Proyeksi subsidi LPG 3 Kg 2026./dok. ESDM