Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Lepas 10 Saham Ini, Tapi Borong TPIA Hingga PTRO

Muhammad Julian Fadli
09 June 2026 08:52

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Senin 8 Juni 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan melemah 252,64 poin (4,52%) ke posisi 5.342,13.

Seiringan dengan tren bearish IHSG, investor asing gencar melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp587,21 miliar di perdagangan saham pasar reguler. Di seluruh pasar investor asing net sell Rp447,05 miliar.

Adapun investor asing net sell terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp489,11 miliar. Tertekan manuver jual, saham BBCA melemah 4,44% di posisi Rp4.850/saham.


Berikut 10 saham dengan angka net sell paling masif oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp489,11 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp298,48 miliar
  3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp135,95 miliar
  4. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp132,68 miliar
  5. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp77,59 miliar
  6. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp31,5 miliar
  7. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp30,84 miliar
  8. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp29,34 miliar
  9. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) Rp25,05 miliar
  10. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp24,41 miliar

Sementara itu, investor asing net buy terbesar di saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencapai Rp258,36 miliar. Terdorong derasnya tren pembelian, saham TPIA menguat 22,99% hingga ditutup di posisi Rp1.605/saham.