Logo Bloomberg Technoz

Aset Industri Asuransi Naik 3,39% Yoy ke Angka Rp 1.202 Triliun

Redaksi
08 June 2026 16:40

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian,. Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono saat Hasil RDK Bulanan Juni 2024. (Youtube OJK)
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian,. Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono saat Hasil RDK Bulanan Juni 2024. (Youtube OJK)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kenaikan aset industri asuransi sebesar 3,39% year-on-year menjadi sebesar Rp1,202,16 triliun pada bulan April 2026.

“Dari sisi asuransi komersil, total aset mencapai Rp 984,2 triliun atau naik sebesar 4,65% year on year,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono dikutip Senin (8/6/2026)

Ogi menyebut kinerja asuransi komersil berupa akumulasi pendapatan premi pada periode April 2026 mencapai Rp 116,01 triliun. Angka tersebut mengalami kontraksi sebesar 0,36% year on year. 


Rinciannya, kontribusi dari premi asuransi jiwa tumbuh 3,28% year on year dengan nilai sebesar Rp 62,58 triliun dan premi asuransi umum dan reasuransi yang terkontraksi sebesar 4,32% year on year dengan nilai sebesar Rp 53,43 triliun. 

“Permodalan industri asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi secara agregat mencatatkan risk-based capital RPC masing-masing sebesar 476,11% dan 311,74% masih di atas treshold sebesar 120%,” tambah Ogi.