Logo Bloomberg Technoz

IHSG dan Rupiah Tetap Lemah Kala BI Rate Ditahan 4,75%

Muhammad Julian Fadli
22 April 2026 15:34

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia kembali menahan tingkat bunga acuan di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur bulan ini, sesuai ekspektasi pasar.

Keputusan BI yang tidak mengejutkan itu rasanya disambut sepi oleh pasar, di mana nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih melemah, bersama dengan aksi jual surat utang, khususnya di tenor pendek dan menengah, senada dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga masih merah.

IHSG masih terjerembab di zona merah sebelum dan sesudah keputusan Bank Sentral Indonesia diumumkan, mencerminkan pelemahan 0,2% siang hari ini yang tengah menyentuh level 7.540 pada pukul 15:00 WIB.


Senada dengan IHSG, laju rupiah di pasar spot juga masih lesu siang hari ini di posisi Rp17.175/US$. Level itu masih mencerminkan pelemahan rupiah 0,18%. 

Di pasar forward, rupiah NDF terjerumus menyentuh level Rp17.199/US$ sesaat sesudah keputusan BI diumumkan, berbalik arah dari pagi tadi yang sempat menguat mencapai Rp17.150/US$.