Logo Bloomberg Technoz

Wanti-wanti Inpres BUMN Pangan: Picu Inflasi hingga Bunuh UMKM

Sultan Ibnu Affan
20 April 2026 07:40

Ilustrasi Harga Pangan (Arie Pratama/Bloomberg Technoz)
Ilustrasi Harga Pangan (Arie Pratama/Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Center of Economic and Law Studies (Celios) mewanti-wanti terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) baru Prabowo tentang pemberian mandat kepada BUMN pangan untuk percepatan swasembada pangan akan menimbulkan distorsi pasar.

Direktur Ekonomi Celios Nailul Huda mengatakan beleid tersebut berpotensi menjadi bumerang bagi perekonomian nasional karena bisa menjadikan persaingan tidak sehat dengan pelaku swasta.

"Salah satunya usaha peternakan telur ayam atau ayam pedaging yang bisa-bisa bersaing dengan BUMN yang mendapatkan dukungan penuh dari negara," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (20/4/2026).


Nailul mengatakan saat ini sekitar 50% lebih pelaku UMKM dalam negeri bergerak di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, dan perikanan. Akibatnya, program ketahanan pangan justru menutup peluang pelaku usaha kecil untuk ikut andil dalam ketahanan pangan nasional.

Senada, Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistrira mengatakan Inpres tersebut juga memunculkan sejumlah implikasi yang berisiko ganda, dari sisi fiskal dan distorsi harga di pasar.