Logo Bloomberg Technoz

Berdasarkan hasil perhitungannya, kapastitas itu telah menunjukkan adanya potensi kelebihan pasokan yang dapat dimanfaatkan untuk ekspor secara terukur. 

"Kita Indonesia akan mengutamakan kebutuhan pupuk dalam negeri. Setelah kita hitung, ada ekses atau kelebihan sekitar 1,5 juta ton yang bisa kita ekspor ke luar negeri,” tutur dia.

Dalam kesempatan yang sama, Dubes India Sandeep Chakravorty, menyambut positif peluang kerja sama tersebut dan menegaskan kesiapan India untuk mengimpor pupuk dari Indonesia melalui skema antar pemerintah atau G-to-G.

“Ada permintaan dari India untuk mengimpor pupuk dari Indonesia," kata dia. "Jika terdapat surplus, maka kami akan sangat senang untuk membelinya dari Indonesia melalui skema kerja sama antar pemerintah (G2G)."

Dari sisi ketersediaan, stok pupuk nasional dalam kondisi sangat memadai dengan dukungan produksi yang terus berjalan. 

“Saat ini, [stok pupuk nasional] 1,2 juta ton, ditambah produksi harian sekitar 25.000 ton urea dan 15.000 ton NPK. Jadi sangat cukup,” ujar Direktur Utama PIHC Rahmad Pribadi.

(ain)

No more pages