Logo Bloomberg Technoz

Kementan Klaim Ketersediaan Hewan Kurban Nasional Surplus

Cahya Puteri Abdi Rabbi
27 May 2026 14:45

Pekerja menarik sapi yang dijual untuk kurban di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (8/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja menarik sapi yang dijual untuk kurban di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (8/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menyampaikan bahwa ketersediaan hewan kurban nasional tahun ini berada dalam kondisi aman bahkan surplus. Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengungkapkan, jumlah hewan kurban secara nasional mencapai sekitar 3,2 juta ekor, sementara kebutuhan diperkirakan berada pada kisaran 2,4 juta ekor, sehingga terdapat surplus sekitar 800 ribu ekor.

Sudaryono bilang, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasokan ternak nasional dalam kondisi baik, sekaligus menjadi gambaran daya tahan masyarakat di tengah berbagai tantangan global.

“Hari ini di saat kesulitan perang di mana-mana kita dalam keadaan yang baik, itu perlu tentu kita syukuri bersama,” kata Wamentan Sudaryono pada Kegiatan penyembelihan hewan kurban di Masjid Nurul Iman, Kantor Pusat Kementerian Pertanian pada Rabu (27/5/2026)


Adapun, data nasional menunjukkan tren peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan kurban. Berdasarkan data Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional atau iSIKHNAS, jumlah pemotongan hewan kurban secara nasional pada 2025 lalu tercatat mencapai 2.268.764 ekor atau meningkat 11,5% dibandingkan tahun 2024 yang sebanyak 2.033.995 ekor.

Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian Agung Suganda turut melaporkan bahwa ketersediaan hewan kurban nasional dalam kondisi aman dan terkendali.