Logo Bloomberg Technoz

Mengekor Australia, India Ikut Lirik Stok Pupuk RI

Sultan Ibnu Affan
16 April 2026 16:50

Ilustrasi pupuk. (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Ilustrasi pupuk. (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kedutaan Besar (Kedubes) India untuk Indonesia disebut turut menjajaki kemungkinan meminta impor pasokan pupuk urea di tengah krisis pupuk global, mengikuti jejak Australia.

Hal tersebut ditandai dengan kunjungan audiensi Duta Besar India untuk RI, Sandeep Chakravorty bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono di kantor pusat Kementerian Pertanian, Jakarta pada hari ini, Kamis (16/4/2026).

“Pada prinsipnya, pemerintah Indonesia siap untuk kita bisa ekspor urea ke India, karena perbedaan musim tanam membuat pasokan tetap aman di dalam negeri," ujar Sudaryono dalam keterangan resminya, seraya memastikan ketersediaan pasokan pupuk untuk petani dalam negeri.


Sudaryono mengatakan Indonesia saat ini memiliki ketahanan pasokan pupuk didukung kapasitas produksi nasional yang besar. Saat ini total kapasitas produksi PT Pupuk Indonesia (Persero) mencapai 14,65 juta ton per tahun.

Produk tersebut terdiri dari urea sebanyak 9,36 juta ton, pupuk NPK (Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium) sebanyak 4,52 juta ton, pupuk ZA (Zwavelzure Ammoniak) 750 ribu ton, dan pupuk ZK (Zwavelzure Kalium 20 ribu ton/tahun.