Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Respons Proyeksi ADB, Klaim Fundamental RI Kuat

Mis Fransiska Dewi
14 April 2026 20:20

Asian Development Bank (Dok. ADB)
Asian Development Bank (Dok. ADB)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan seiring meningkatnya tensi geopolitik global serta dampak konflik di kawasan Timur Tengah terhadap stabilitas perekonomian dunia saat ini, adanya proyeksi dari Asian Development Bank (ADB) menegaskan pandangan pelaku pasar global dan lembaga multilateral terhadap ketangguhan ekonomi Indonesia.

Adapun ADB memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh stabil sebesar 5,2% pada 2026 dan 2027, naik dari realisasi 5,1% pada 2025, sebagaimana tertuang dalam laporan Asian Development Outlook April 2026: The Middle East Conflict Challenges Resilience in Asia and the Pacific. 

“Sinyal tersebut hadir di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah, volatilitas harga energi, dan ketegangan perdagangan internasional yang mendorong sejumlah ekonomi kawasan mengalami tekanan,” kata Juru Bicara Kemenko Bidang Perekonomian Haryo Limanseto dalam keterangan resmi, Selasa (14/4/2026).


Haryo menuturkan pengakuan internasional tersebut sebagai validasi atas arah kebijakan makroekonomi yang ditempuh secara konsisten yakni dengan memelihara permintaan domestik, memperkuat fondasi fiskal, menjaga kredibilitas moneter, dan melanjutkan reformasi struktural pasar keuangan. 

Di tengah lingkungan eksternal yang penuh tantangan, Indonesia membuktikan kestabilan fundamental domestik merupakan jangkar yang efektif dalam menjaga kepercayaan investor jangka panjang.