Logo Bloomberg Technoz

Ekonom: Stimulus Transportasi Tak Banyak Ubah Konsumsi Nasional

Redaksi
01 June 2026 16:20

Pesawat Garuda Indonesia. (Bloomberg)
Pesawat Garuda Indonesia. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah baru saja menggelontorkan sejumlah stimulus fiskal demi mendongkrak daya beli masyarakat pada semester II-2026, termasuk di dalamnya stimulus transportasi untuk libur sekolah, libur natal dan tahun baru.

Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede menyebut bahwa  stimulus tarif transportasi untuk libur sekolah dan Nataru akan cukup efektif menaikkan minat bepergian.

“Tetapi dampaknya lebih sebagai pendorong tambahan, bukan pengubah besar terhadap seluruh konsumsi nasional,” kata Josua kepada Bloomberg Technoz belum lama ini.


Menurut Josua kebijakan ini dirancang untuk menekan biaya perjalanan langsung, terutama bagi kelompok masyarakat yang sensitif terhadap harga tiket.

Dia juga beranggapan bahwa pengaruh paling besar akan terjadi kepada minat bepergian masyarakat yang sebenarnya sudah punya niat bepergian tetapi masih menahan keputusan karena harga tiket, biaya akomodasi, dan biaya konsumsi selama perjalanan.