Logo Bloomberg Technoz

Pertamina Patra Niaga Sejahterakan Warga Lewat Belida Lestari


(Dok. Pertamina patra niaga)
(Dok. Pertamina patra niaga)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga mengambil langkah nyata dalam memulihkan ekosistem Sungai Musi di Sumatera Selatan sekaligus mengangkat taraf ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada aliran sungai bersejarah tersebut. Melalui implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju menginisiasi program Belida Musi Lestari sejak tahun 2022 sebagai respons atas ancaman serius yang mengancam keberlangsungan ekosistem perairan ikonik Provinsi Sumatera Selatan.

Program ini lahir dari keprihatinan mendalam terhadap maraknya praktik penangkapan ikan Belida yang tidak terkendali, yang memicu degradasi ekosistem serius di sepanjang bantaran sungai. Ikan Belida, yang telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Sumatera Selatan selama ratusan tahun, terancam punah akibat tekanan eksploitasi yang terus meningkat tanpa diimbangi upaya pelestarian yang memadai.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menjelaskan betapa pentingnya Sungai Musi bagi kehidupan masyarakat Sumatera Selatan, tidak hanya dari sisi ekologi tetapi juga dari dimensi budaya dan ekonomi yang telah berakar dalam selama berabad-abad.


"Sungai Musi bukan hanya ikon Provinsi Sumatera Selatan, tapi juga menjadi urat nadi kehidupan, jejak sejarah dan identitas budaya masyarakat disana. Termasuk Ikan Belida yang sudah ratusan tahun menjadi bagian jati diri warga Sumsel, sehingga dijadikan bahan baku utama kuliner pempek yang otentik," ujar Roberth.

Kerusakan ekosistem yang terjadi memberikan dampak langsung pada kondisi ekonomi masyarakat bantaran sungai, terutama para nelayan dan pembudidaya ikan yang menggantungkan penghidupannya pada sumber daya perairan tersebut. Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) tercatat berada di angka yang cukup memprihatinkan, hanya 95,53. Kondisi tersebut tergambar jelas di Kampung Perikanan Sungai Gerong yang sempat mengalami fenomena mengkhawatirkan yang dikenal dengan istilah "gulung waring", yakni kegagalan massal usaha perikanan akibat ketidakmampuan beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang berlangsung cepat.

Lima Pilar Berdikari Jadi Fondasi Pemulihan Ekosistem Musi

(Dok. Pertamina patra niaga)