Logo Bloomberg Technoz

Harga Asli Pertalite Rp16.088, Beban Kompensasi Bisa Rp15 T/Bulan

Azura Yumna Ramadani Purnama
18 May 2026 10:30

Seorang pekerja duduk di dekat pompa bahan bakar di sebuah SPBU PT Pertamina di Bihar, Provinsi Lampung./Bloomberg-Muhammad Fadli
Seorang pekerja duduk di dekat pompa bahan bakar di sebuah SPBU PT Pertamina di Bihar, Provinsi Lampung./Bloomberg-Muhammad Fadli

Bloomberg Technoz, Jakarta – Sejumlah ekonom mengestimasikan kebutuhan dana kompensasi energi untuk Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite mencapai Rp14,8 triliun/bulan.

Penyebabnya, harga keekonomian bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin RON 90 tersebut sudah menembus sekira Rp16.088/liter, saat harga jualnya di SPBU Pertamina masih dipertahankan di level Rp10.000/liter.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mencatat kuota volume Pertalite pada tahun ini ditetapkan sebanyak 29,2 juta kiloliter (kl) atau sekitar 2,44 juta kl jika dirata-ratakan untuk setiap bulannya.


Dengan selisih harga keekonomian serta harga jual Pertalite sekitar Rp6.000/liter dan konsumsi Pertalite sekitar 2,44 juta kl/bulan, kata Josua, maka kebutuhan kompensasi energi yang dibayarkan pemerintah dapat mencapai Rp14,8 triliun/bulan.

“Dengan selisih Rp6.088/liter, kebutuhan kompensasi Pertalite berdasarkan kuota penuh mencapai sekitar Rp14,8 triliun/bulan,” kata Josua ketika dihubungi, Senin (18/5/2026).