Logo Bloomberg Technoz

BI akan Setor Surplus Anggaran 2025 ke Negara, Begini Hitungannya

Mis Fransiska Dewi
08 April 2026 15:30

Gubernur BI, Perry Warjiyo saat pertemuan tahunan Bank Indonesia 2025 di Jakarta, Jumar (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Gubernur BI, Perry Warjiyo saat pertemuan tahunan Bank Indonesia 2025 di Jakarta, Jumar (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) akan menyetorkan sisa surplus anggaran 2025 sekitar Rp40 triliun kepada pemerintah. Surplus tersebut akan disetorkan BI kepada pemerintah setelah proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selesai.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan total surplus BI tahun lalu diperkirakan sebesar Rp85 triliun. Pada Desember 2025, pemerintah sudah terlebih dahulu mengambil dana surplus sebesar Rp15 triliun, meski BPK belum melakukan audit.

Kemudian, pemerintah juga memiliki utang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) tahun sebelumnya senilai Rp45 triliun. Dengan demikian, secara perhitungan, sisa surplus BI yang berhal diterima oleh pemerintah tersisa Rp40 triliun.


“Kami setor tempo hari Rp15 triliun. Surplus BI yang perlu disetor Rp70 triliun, kemudian akan dikurangi yang (utang SRBI) Rp45 triliun akan dikembalikan ke BI,” kata Perry dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (8/4/2026). 

Sisa surplus BI adalah surplus hasil kegiatan BI setelah dikurangi pembagian untuk cadangan tujuan sebesar 30% dan sisanya disimpan sebagai cadangan umum sehingga jumlah modal dan cadangan umum menjadi 10% dari seluruh kewajiban moneter.