Xi Jinping Kritik Keras Remiliterisasi Jepang di Depan Trump
News
25 May 2026 05:40

Yash Roy - Bloomberg News
Bloomberg, Pemimpin China Xi Jinping mengkritik dorongan remiliterisasi yang dilakukan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dalam pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump di Beijing, menurut laporan Financial Times (FT) yang mengutip sumber-sumber yang mengetahui jalannya pertemuan.
Laporan tersebut mengungkapkan bahwa Xi berbicara dengan nada tinggi dan tampak emosional saat membahas peningkatan anggaran militer Jepang bersama Trump dalam KTT yang berlangsung awal bulan ini. Sikap Xi sempat mengejutkan para pejabat AS. Beberapa sumber bahkan menyebut bahwa kritik terhadap Jepang tersebut menjadi momen paling tegang sepanjang KTT berlangsung. Selain itu, jajaran pejabat di pemerintahan Trump mengaku sama sekali tidak menduga hal ini, lantaran isu mengenai Jepang tidak pernah masuk dalam agenda pembahasan bilateral menjelang pertemuan puncak tersebut.
Trump menjelaskan kepada Xi bahwa PM Takaichi terpaksa mengambil sikap keamanan yang lebih tegas akibat meningkatnya ancaman dari Korea Utara, demikian dilaporkan FT. Pemerintah Jepang baru-baru ini memang telah menghapus sebagian besar pembatasan terkait penjualan perangkat militer. Tidak hanya itu, Takaichi juga memberikan sinyal pelonggaran pada prinsip anti-senjata nuklir yang selama ini dianut Jepang—sebuah langkah yang langsung memicu kecaman keras dari pihak China.
Pasca-KTT Beijing tersebut, PM Takaichi dan Trump dilaporkan sempat berbicara melalui telepon dan sepakat untuk terus menjalin komunikasi terkait isu-isu krusial di kawasan Indo-Pasifik. Kendati demikian, pemerintah kedua belah pihak enggan memberikan rincian lebih lanjut mengenai poin-poin yang dibahas dalam percakapan tersebut.































