Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Melemah Kala Mata Uang Asia Semringah

Tim Riset Bloomberg Technoz
25 May 2026 10:09

Karyawan menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini bergerak melemah, berbanding terbalik dengan mata uang kawasan yang tersengat euforia penyelesaian damai antara AS dan Iran. 

Pagi ini, Senin (25/5/2026), rupiah melemah tipis 0,01% kala pembukaan perdagangan pasar spot ke Rp17.710/US$. Tak lama berselang rupiah kembali tergelincir 0,14% ke posisi Rp17.733/US$, pada 09:15 WIB.

Meski dolar AS sedikit tergelincir Tetapi sebenatnya masih bertahan di level tinggi tinggi dengan indeks terhadap enam mata uang utama di level 99. Sementara itu, harga minyak justru sudah lebih jinak dan berada di level US$98 per barel. 


Kabar adanya penyelesaian damai antara AS dan Iran membawa mata uang kawasan hari ini kompak berada di zona hijau, kecuali rupiah, won Korea Selatan, dan rupee India.

Pergerakan mata uang kawasan (Bloomberg)

Tekanan terhadap rupiah datang dari internal, pasar masih mencermati arah kebijakan fiskal di tengah tekanan program prioritas yang menelan anggaran jumbo.