Sentimen Harga Minyak Masih Menekan Rupiah dan Mata Uang Asia
Tim Riset Bloomberg Technoz
09 March 2026 15:29

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini, Senin (9/3/2026), ditutup melemah 0,23% di posisi Rp16.945/US$. Kala pembukaan pasar, mata uang Ibu Pertiwi sempat ambruk 0,64% ke Rp17.015/US$.
Pergerakan rupiah sejalan dengan pelemahan mata uang Asia akibat naiknya harga minyak mentah dunia ke atas US$100 per barel, seperti ramalan ekonom jika perang di Timur Tengah berlangsung lebih lama.
Dari pasar Asia, hari ini peso Filipna melemah paling dalam sebesar 0,82%, dolar Taiwan 0,75%, rupee India 0,57%, ringgit Malaysia 0,43%, yen Jepang 0,42%, baht Thailand 0,38%.
Lalu, yuan offshore 0,25% disusul Indonesia 0,23% dan dolar Singapura 0,20%, dan won Korea Selatan 0,19%.
Berdasarkan laporan MUFG, mata uang Asia yang paling rentan terhadap lonjakan harga minyak adalah won Korea Selatan, rupee India, dan peso Filipina.




























