Logo Bloomberg Technoz

Taktik 7 Negara Asia Jaga Stok Minyak: Larang Ekspor, Pakai Gage

Redaksi
09 March 2026 14:55

Ilustrasi bahan bakar minyak (Bloomberg Technoz)
Ilustrasi bahan bakar minyak (Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah negara di Asia mulai mengeksekusi strategi mitigasi dalam menghadapi krisis energi imbas perang Iran kian memburuk.

Penutupan efektif Selat Hormuz telah memaksa sejumlah negara Asia untuk memprioritaskan kebutuhan domestik, memangkas ekspor, dan memperketat pasokan regional.

Trader minyak dan gas (migas) bahkan menghabiskan beberapa hari untuk mencari sumber pasokan alternatif di Asia.


Apalagi, ada kekhawatiran bahwa konflik yang berkepanjangan akan menghambat aliran pasokan dari wilayah Timur Tengah. Importir di China, India, dan Jepang semuanya menanyakan tentang sumber minyak lainnya.

Hari ini, harga minyak mentah dunia akhirnya meroket melampaui angka US$100/barel, dipicu kebijakan sejumlah produsen utama Timur Tengah yang mulai memangkas produksi, hampir lumpuhnya jalur pelayaran di Selat Hormuz, serta ancaman Amerika Serikat (AS) untuk memperluas cakupan konflik yang kini telah mengguncang pasar energi global.

Harga Minyak Dunia (Sumber: Bloomberg)