Ini Alasan Realisasi PNBP Per Januari 2026 Anjlok Hampir 20%
Sultan Ibnu Affan
04 February 2026 19:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Keuangan melaporkan total realisasi penerimaan negara bukan pajak atau PNBP hingga 31 Januari 2026 tercatat sebesar Rp33,9 triliun, mengalami penurunan 19,7% secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka ini setara 7,4% dari target APBN yang dipatok Rp459,2 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut penyebab penurunan tersebut disebabkan beralihnya setoran dividen BUMN, khususnya Himpunan Bank Miliki Negara (Himbara), senilai Rp10 triliun.
Peralihan setoran dividen tersebut sebagai imbas dari lahirnya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara pada Februari 2025 lalu, yang membuat dividen BUMN tak lagi masuk ke kas negara.
"Kinerja PNBP juga melemah dengan pertumbuhan negatif sebesar 19,7% akibat tidak berulangnya setoran dividen perbankan sebesar Rp10 triliun pada tahun sebelumnya," ujar Purbaya dalam rapat bersama Komisi XI DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Purbaya menambahkan bahwa realisasi penerimaan dari kepabeanan dan cukai tercatat mencapai Rp22,6 triliun atau setara 6,7% dari target APBN. Namun, realisasi ini anjlok 14% dibandingkan dari tahun sebelumnya yang masih Rp26,3 triliun.
































