Logo Bloomberg Technoz

Apple Siapkan Warna Baru MacBook Neo untuk Redam Kenaikan Harga

Merinda Faradianti
08 May 2026 18:20

MacBook Neo Apple Seharga $599 (Bloomberg)
MacBook Neo Apple Seharga $599 (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Apple Inc. dikabarkan tengah menyiapkan strategi baru untuk mempertahankan daya tarik MacBook Neo di tengah ancaman kenaikan harga yaitu  menambah pilihan warna baru, alih-alih menurunkan spesifikasi.

Apple sedang mempertimbangkan ekspansi warna MacBook Neo sebagai cara meredam potensi kenaikan harga akibat lonjakan biaya chip dan memori DRAM global, dilansir dari MacRumors, dikutip Jumat (8/5/2026)

Strategi itu dinilai jadi gambarahan bahwa Apple khawatiran terhadap sensitivitas harga di segmen laptop entry-level.

MacBook Neo selama ini menjadi produk Apple paling murah dengan harga mulai US$599 atau sekitar Rp9 jutaan.

Saat ini, MacBook Neo tersedia dalam empat warna utama yakni Citrus, Blush, Indigo, dan Silver, dan berdasarkan data pre-order awal, beberapa warna seperti Blush dan Indigo menjadi model yang paling cepat habis di pasar Amerika Serikat.

Popularitas perangkat tersebut menimbulkan permintaan yang jauh melampaui ekspektasi, membuat Apple harus meningkatkan target produksi dari sekitar 5 juta menjadi 10 juta unit pada 2026.

Pada saat bersamaan, justru harga memori DRAM dan pasokan chip A18 Pro yang digunakan MacBook Neo terus naik akibat tingginya permintaan industri AI global.

Berangkat dari hal tersebut, Apple kini sedang mempertimbangkan beberapa opsi untuk menjaga margin keuntungan, mulai dari menaikkan harga, menghapus model termurah 256GB, hingga menghadirkan warna-warna baru agar produk tetap terasa segar di mata konsumen.

MacBook Neo sendiri merupakan eksperimen besar Apple untuk merebut pasar laptop murah yang selama ini dikuasai Chromebook dan Windows entry-level.

Laptop tersebut memakai chip A18 Pro dari iPhone dan diposisikan sebagai perangkat untuk pelajar serta pengguna pemula macOS.