Logo Bloomberg Technoz

⁠⁠KSSK Sinyalkan Stimulus Ekonomi di Kuartal II-2026 

Mis Fransiska Dewi
07 May 2026 18:50

Konfrensi pers hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Bank Indonesia, Kamis (7/4/2026). (Bloomberg Technoz/Miss Fransiska)
Konfrensi pers hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Bank Indonesia, Kamis (7/4/2026). (Bloomberg Technoz/Miss Fransiska)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah akan memberikan stimulus di kuartal II-2026. Hal ini dilakukan di tengah kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian. 

“Dan kelihatannya pemerintah juga akan masih memberikan stimulus tambahan bagi perekonomian di triwulan kedua tahun 2026 ini,” kata Purbaya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Kamis (7/5/2026). 

Di sisi lain, Purbaya menyebut pemerintah juga tetap mewaspadai semua kendala yang kemungkinan akan timbul di tengah geopolitik yang masih memanas dan berdampak pada perekonomian Indonesia dengan melakukan mitigasi antar lembaga anggota KSSK maupun dengan pemerintahan lembaga lain.


Purbaya juga menekankan bahwa pemerintah akan tetap menggunakan  APBN sebagai shock absorber terhadap kenaikan harga minyak dunia dan perekonomian dunia, seperti yang sudah dilakukan di Kuartal I-2026.

“Hal yang sama akan kita lakukan di triwulan kedua dan sampai dengan akhir tahun untuk memastikan permintaan domestik terjaga dan kita masih bisa tumbuh dengan baik,” kata Purbaya