Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Beber Cara Kerja Bisnis di KEK Keuangan

Mis Fransiska Dewi
07 May 2026 21:00

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan kawasan ekonomi khusus (KEK) sektor keuangan di Bali dengan konsep yang disebut mirip Dubai International Financial Centre (DIFC).

Bendahara negara tersebut menyatakan KEK dirancang seluas sekitar 100 hektare dan akan memiliki aturan khusus untuk menarik arus modal asing masuk ke Indonesia.

"Yang akan kita buat adalah seperti di Dubai, 100 hektare atau lebih sedikit. Itu menjadikan kawasan ekonomi khusus," kata Purbaya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Kamis (7/5/2026). 


Dia menjelaskan, di dalam kawasan itu nantinya akan berlaku sistem hukum tertentu berbasis common law serta fleksibilitas lalu lintas modal internasional. Dana dari luar negeri yang masuk ke kawasan tersebut juga disebut tidak akan langsung dikenakan pajak.

"Uang bisa masuk dari luar negeri ke situ. Enggak saya pajakin," ungkapnya.