Logo Bloomberg Technoz

Kata Bos Bulog soal Harga Minyakita yang Masih Mahal

Mis Fransiska Dewi
04 February 2026 13:50

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (Bloomberg Technoz/Mis Fransiska)
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (Bloomberg Technoz/Mis Fransiska)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menanggapi masih mahalnya harga minyakita menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri 2026. Mahalnya minyakita ini terjadi di tengah janji kementerian perdagangan untuk menurunkan harga komoditas tersebut di awal Februari.

Rizal bilang, saat ini pemerintah tengah berfokus untuk  memastikan harga minyakita di pasar sesuai kebijakan yang berlaku, yakni di kisaran Rp15.700 per liter. Rizal mengatakan, upaya pengendalian harga dilakukan melalui operasi pasar dan inspeksi mendadak secara berkelanjutan bersama Satgas Pangan.

“Ya, kita kan lakukan operasi pasar terus sama sidak-sidak dengan Satgas Pangan. Nah ini semua jajaran kami perintahkan seluruhnya,” ujarnya kepada media di kompleks parlemen, Selasa (3/2/2026)


Ia menyebut seluruh jajaran Bulog di daerah hingga tingkat kabupaten dan kota dilibatkan untuk memastikan harga Minyakita sesuai kebijakan pemerintah. Oleh karenanya bulog bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk melaksanakan sidak di  masyarakat.

Menjelang Ramadan dan Idulfitri, Rizal memastikan Bulog akan menerapkan pola pengawasan yang sama seperti saat periode Natal dan Tahun Baru.