Bukan Pangkas Produksi, Ini Saran Pakar Agar Harga Batu Bara Naik
Azura Yumna Ramadani Purnama
04 February 2026 12:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pakar pertambangan memandang pemangkasan produksi batu bara yang dilakukan pemerintah melalui persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 masih belum cukup jika ingin membuat harga komoditas tersebut mengalami kenaikan di pasar global.
Ketua Indonesian Mining & Energy Forum (IMEF) IMEF Singgih Widagdo menilai aksi Indonesia mengurangi pasok batu bara di pasar global akan disambut oleh aksi dari China dan India. Kedua negara itu diprediksi bakal mengkerek produksi domestiknya untuk menjaga harga batu bara.
Terlebih, kata Singgih, China dan India membutuhkan harga batu bara yang kompetitif untuk menggerakan sektor energi yang menopang industri manufaktur domestik.
Dengan begitu, Singgih menyarankan agar pemerintah melakukan sejumlah langkah agar harga batu bara bisa terkerek, termasuk dengan mengembalikan pola persetujuan RKAB menjadi tiga tahunan.
“Untuk memproyeksikan kondisi pasar, bisa saja evaluasi atas produksi nasional dilakukan setiap tahun sebelum RKAB tahun berikutnya berjalan," ujarnya saat dihubungi, Rabu (4/2/2026).
































